Tuesday, April 28, 2009

Sukses, Pecha Kucha Night di Denpasar

Gelaran presentasi kreativitas dalam acara Pecha Kucha Night di Museum Bali, Denpasar, berlangsung dengan sukses. Sebagai langkah debutan, ajang ini cukup menarik. Beberapa gagasan yang dipresentasikan cukup menggelitik naluri kreatif untuk mencari tandingan yang lebih baik, lebih gila, lebih nonjok, dan seterusnya.

Ajang pamer gagasan kretaif yang mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Denpasar ini diawali oleh presentasi dari grup band De Buntu yang menampilkan materi dengan judul “Kemasan yang Menjual di Era Pemilihan Pemimpin Secara Ekstrim & Bermanfaat untuk Rakyat”.

Dengan gaya yang jenaka grup band indie dengan musik berirama retro rock ini menawarkan cara berkampanye yang oke bagi para politisi yang ngebet jadi pemimpin. Bersamaan dengan itu, dengan gaya yang jenaka pula para musisi yang menyebut diri beraliran “Funthemental” alias riang sepanjang hayat ini mengingatkan kepada pemilih (baca: rakyat) tentang risiko-risiko di balik setiap pilihan mereka.

Bergaya pelawak cabaret, personil deBuntu yang terdiri dari Nowot, Amang, Jhon, Bardon, dan Dinar membuka presentasi Pecha Kucha Night dengan aksi yang menggelitik.

Presentasi kedua disajikan oleh Elena Skoko, penggiat seni yang menjadikan musik dan fashion sebagai bagian yang tak terpisahkan. Pengalaman dalam dunia fashion dimilikinya semenjak 6 tahun di Croatia dan tahun 1991 bertemu fashion designer Pierluigi Voltolina dan Riviera PR king Principe Maurice yang mendorongnya mengikuti kompetisi fashion di Rimini pada tahun 2000. Dia membuat fashion show di catwalk dengan menyertakan bandnya dan mendapat ”best young fashion designer”

Malam itu Elena yang sejak 2008 tinggal di Bali menampilkan paparan berjudul "Trust Your Mojo Sista" yang merupakan kolaborasi kreatifnya dengan musisi Roberto "Bluebird" Ruggeri, musisi Bali, dan musisi dunia lainnya.

Presentasi ke-tiga dibawakan oleh Wahyu Aditya, anak muda kreatif kelahiran Malang , 4 Maret 1980. Dia adalah pendiri dan kepala sekolah Hello;Motion, satu sekolah desain dan animasi dalam negeri di bilangan Tebet, Jakarta Selatan.

Lulusan terbaik KvB Institute of Technology, Sydney, Australia tahun 2000 ini mempresentasikan hobbynya dengan membuat situs Kementrian Desain Republik Indonesia (KDRI) yang seakan-akan adalah bagian dari cabinet di Republik ini. Presentasinya yang meyakinkan membuat penonton tak mengenali lagi mana yang berupa angan-angan, mana harapan, dan mana kenyataan.

Tak kelirulah jika pada Oktober 2007 dewan juri Inggris menobatkannya sebagai International Young Screen Entrepreneur 2007 di London. Dialah juara dunia termuda di ajang itu.

Selanjutnya, Igo Blado mempresentasikan gagasannya untuk memajukan industri musik Indonesia. Paparan gagasan itu ia beri judul “Membeli Peta Musik Nasional”. Terlihat sekali dalam paparan Igo pengalaman dan konsistensinya memperjuangkan eksistensi musik indie di Bali. Maklum, vokalis Telephone Band ini memang bertekad bergulat habis-habisan di dunia musik indie.

Dari pengalamannya sebagai musisi juga sebagai pengelola music event organizer itulah kristalisasi pikiran dan gagasan didapatkannya. Sebagai catatan Igo dengan The Blado Showbiz nya telah menyelenggarakan sedikitnya 36 pagelaran musik dengan menampilkan sekitar 135 grup-grup band lokal, Nasional maupun internasional

Selain Igo, ada Fiki Satari dari Bandung Creative City Forum yang menyampaikan presentasi yang ia beri judul "Me & Quadranhelix". Presentasi ini merupakan refleksi perjalanan kreatifnya selama ini terutama yang berkaitan dengan aktivitasnya memberdayakan pengusaha kecil di Bandung.

Sebagaimana telah banyak diketahui, Bandung saat ini merupakan pusat pertumbuhan industri fashion alternative (distro dan clothing). Begitu populernya bisnis kreatif ini, gaungnya tak hanya merambah kawasan Bandung, melainkan ke seantero Indonesia. Bahkan, menjadi tolok ukur bagi industri distro di Malaysia yang baru mulai berkembang. Semua itu tak lepas dari usaha salah satu pelaku bisnis distro, yang akrab dipanggil Kang Fiki ini.

Kemudian ada juga presentasi Tegep Octaviansyah, anak muda kreatif yang identik dengan sepatu boot yang pada awalnya diproduksi di tengah krisis moneter 1997. Melalui ekspresinya dalam berbagai desain dan bentuk sepatu boot, Tegep menyebarluaskan karyanya ini hingga ke luar negeri. Kejeliannya melihat peluang dan keinginan kuat untuk menciptakan produk yang berbeda membuat Tegep Boots banyak diminati anak muda gaul, para bikers, artis bahkan pejabat. Ganjarannya, pendapatan Tegep dalam satu bulan berkisar Rp 100 juta-Rp 200 juta.

Presentasinya di Pecha Kucha Night berjudul “Bikers”, yaitu memaparkan cara pandang lain untuk memahami dunia para penggemar motor besar di seluruh dunia.
Presentasi yang tak kalah menarik adalah presentasi yang disajikan oleh Raoul Wijffels, seorang penggiat One Dollar For Music, yaitu organisasi non profit yang bertujuan mendorong potensi kreatif anak muda Indonesia dan memperkuat identitas budaya lewat musik dan seni kreatif.

Dalam Pecha Kucha Night ini Raoul mempresentasikan apa yang menjadi aktifitas One Dollar For Music. Dia memaparkan bahwa organisasi ini mempunyai misi kreativitas berkesinambungan, di mana ujung semua programnya diharapkan mampu menjadikan kekuatan ekspresi kreatif menjadi budaya anak muda Indonesia dan mampu berdialog setara dengan budaya global.

Selanjutnya Saylow, web designer yang aktif di Bali Blogger Community mempresentasikan gagasan unik yang menampilkan wajah-wajah lucu di dunia maya yang ia namai dengan Scarfface.

Presentasi terakhir dibawakan oleh Yoka Sara desainer dari Bali jebolan Jurusan Arsitektur Universitas Udayana ini menyajikan paparan dengan judul "Design in Collaboration Turbulence" . Dalam presentasi yang disampaikan secara bergiliran oleh anggota tim Bale Legend, biro arsitek yang didirikannya, Yoka Sara menyampaikan bagaimana sebuah karya desain yang berkulitas dihasilkan, yakni dengan sebuah model team work yang rapi, egaliter dan akrab.

Di sela-sela presentasi tersebut, tampil sebagai acara selingan penyair Tan Lioe Ie bersama Yande dan Putu Indrawan menampilkan musikalisasi puisi dalam genre musik Blues. Malam itu, kepiawaian Yande memetik gitar melodi dan kemantapan Indrawan (The Best Bassist of Indonesia Rock Festival 1985) membetot bass menyatu dengan energi puitik Tan Lioe Ie melahirkan aksi panggung yang sangat memesona. (abe/jjb)

0 comments:

Hotel di Kuta

Apartemen & Kondotel
Benit Apartement
Umalas Residence

Hotel Bintang Lima
Hard Rock Hotel
Patra Resort & Villas Bali

Hotel Bintang Empat
Kuta Beach Club Hotel
Inna Kuta Beach Hotel
Mercure Kuta Hotel
Novus Bali Villa
Kuta Seaview Cottages
Ramayana Resort & Spa
The Rani Hotel & Spa
Wina Holiday Villa Kuta

Hotel Bintang Tiga
Adi Dharma Hotel
Aneka Kuta Wisata
Bali Garden Beach Resort
Harris Resort Kuta
The Bounty Hotel
Yulia Beach Inn Kuta
Melasti Beach Resort & Spa
Puri Damai Cottage

Hotel Bintang Dua
Bali Anggrek
The Losari Kuta Bali
Yulia Beach Inn

Melati Tiga
Bakung Sari Hotel
Bali Summer Hotel
Indah Beach Inn
Karthi Hotel Kuta
Maharani Hotel

Melati Dua
Kodja Beach Inn Hotel
Masa Inn
Orchid Garden Cottages
La Walon Bungalows
Puri Naga Seaside
Surya Beach Inn
Lili Garden Cottages

Hotel di TUBAN (SELATAN KUTA)

Bintang Lima
Discovery Kartika Plaza Hotel
Kuta Paradiso Hotel Bali

Bintang Empat
Bali Dynasty
Kupukupu Barong Beach Resort
Ramada Bintang Resort
Santika Beach Hotel

Bintang Tiga
Bali Garden
Febri's Hotel & Spa
Green Garden Beach Resort & Spa
Palm Beach Int'l Hotel & Resort
Rama Beach Resort & Villas
Risata Resort
The Vira Bali Hotel

Hotel di Jimbaran

Bintang lima & Empat
Blue Point Bay Villas
Taman Sari Villa & Spa
Jamahal Private Resort & Spa
The Ahimsa Beach
The Balangan Private Villas
Gending Kedis Luxury Villa
Pat-Mase Villas
The Beverly Hills Bali

Bintang Tiga
Jimbaran Puri Bali
Keraton Jimbaran Resort Bali
Hotel Puri Bambu
Mimpi Resort Jimbaran
Nirmala Hotel & Resort
Sari Segara Resort
Udayana Eco-Lodge
Uluwatu Resort
Villa Puri Royan

Hotel di TANJUNG BENOA

Bintang Lima
Aston Bali & Spa
Bali Tropic
Conrad Bali Resort & Spa
Grand Mirage
Matahari Terbit Bali
Melia Benoa Bali
Novotel Benoa Bali
Paninsula Beach Resort
Puri Benoa
Puri Tanjung
Ramada Resort Benoa

Hotel di SEMINYAK

Bintang Lima
Anantara Resort
Sentosa Private Villas & Spa
Sofitel Hotel
The Elysian Bali Villas Resort
The Oberoi Bali Hotel
The Kayana Villas
The Chez Bali Villa

Bintang Empat
Mutiara Bali Boutique Resort & Villa
Villa Lalu
The Bali Dream Villa Seminyak
The Villas Bali Hotel & Spa
Intan Bali Village
Maya Loka Villas
Puri Saron
The Samaya
Wana Villas & Beach Resort

Bintang Tiga
Bali Agung Village
Bali Mistique
Bali Rich Luxury Villa (ex Villa Kendil)
Pelangi Bali Hotel
Puri Madawi
Putu Bali Villa & Spa
Seminyak Suites
Taman Rosani Hotel
The Umalas Resort
Taman Ayu Cottage
Vila Lumbung Hotel

Bintang Dua
Puri Dewa Bharata Hotel & Villas

Melati Tiga dan Dua
Ananda Boutique Resort & Spa
Sarinande Beach Inn
Seminyak Paradiso
Wisma Bima
Wisma Bima Cottage

Hotel di Canggu

Bintang Empat
Tugu Hotel
Legong Keraton
Villa Fare Ti'i

Hotel di Sanur

Hotel Bintang Lima
Bali Hyatt
Inna Grand Bali Beach
Sanur Beach Hotel

Hotel Bintang Empat & Tiga
Diwangkara
Gazebo Cottage
Griya Santrian
Inna Natour Sindhu
Mentari Sanur
Parigata Resort & Villas Group
Puri Dalem
Puri Santrian
Mercure Resort Sanur Bali
Sanur Paradise Plaza Suites
Sanur Paradise Plaza Hotel
Sativa Sanur
Segara Village Hotel
Tanjung Sari

Hotel di Nusa Dua

Hotel Bintang Lima
Amanusa
Ayodya Resort & Spa
Bali inter Continental
Bali Cliff Resort
Bvlgari
Four Season Resort
Grand Hyatt Bali
Melia Bali Sol
Nikko Bali
Nusa Dua Beach Hotel
Inna Putri Bali Hotel
The Laguna
The Ayana
The Westin

Hotel Bintang Empat & Tiga
Bale Bali
Bali Desa Suites
Goodway Hotels & Resort
Bualu Hotel
Century Benoa Resort
Club Med
Sari Segara Resort
Sonni Puteri Galeria Bali
Swiss Bell
Vila Bintang
Vila Sekar Nusa

Hotel di LEGIAN

Bintang Lima
Padma Hotel Bali

Bintang Empat
Alam Kul Kul Boutique Resort
Jayakarta Beach Resort & Spa

Bintang Tiga
Adi Dharma Cottages
All Seasons Resort Legian
Bali Niksoma
Bali Mandira
Casa Padma Suites
Grand Istana Rama Hotel
Hotel Club Bali Residence
Kumala Pantai
Kuta Lagoon Resort
Legian Beach Hotel
The Lokha Legian
Rama Garden Hotel
White Rose Hotel

Bintang Dua
Bali Sorgawi Hotel
Barong Kuta Hotel
Champlung Mas Hotel
Dewi Sri Cottages
Legian Paradiso Hotel
Samsara Hotel & Spa
Puri Raja Beach Hotel
Saphir Mabisa Inn

Hotel Bintang Satu
Sayang Maha Mertha Hotel

Melati Tiga
Bali Sorgawi Hotel
Legian Express Hotel
Restu Bali Hotel
Kuta Bungalows
Loji Garden Hotel
Matahari Bungalow
Puri Etnik Hotel
Puri Wisata Bungalows
Vilarisi Hotel
Adika Sari Bungalows
Baleka Beach Resort
Suriwathi Beach Hotel
Sinar Bali
Bruna Beach Hotel
Kumala Hotel
Kusnadi Hotel
Legian Vilage Hotel
Sing Ken Ken Hotel
Sri Kusuma Hotel

Melati Dua
Bamboo Bed & Breakfast
Aquarius Star Hotel
Sinar Bali

Hotel di Ubud

Hotel Bintang Lima
Amandari
Four Season Resort Sayan
Kamandalu Resort & Spa
Maya Ubud Resort
Puri Wulandari

Hotel Bintang Empat & Tiga
Arma Resort
Begawan Girl Astate
Cahaya Dewata Resort
Camplung Sari
Ibah Luxury Villas
Komaneka
Lorin Vila Resort Saba Bai
Natura Resort & Spa
Pertiwi Bungalow
Pita Maha Hotel
Royal Pitamaha
The Chedi
Tjampuhan Hotel

Hotel Bintang Dua
Garden View Cottage Hotel
Puri Dalem Cottages Hotel

Melati Tiga
Ulun Carik
Warsa
Yulia

Hotel di Singaraja

Hotel Bintang Lima
Matahari Beach Resort

Hotel Bintang Empat & Tiga
Aneka Bagus Resort & Spa
Damai Hotel
Mimpi Resort
Melka Excelsior Hotel

Hotel di CANDIDASA & TULAMBEN

Alila Manggis
Puri Bagus Candidasa Hotel Bali
Rama Candidasa Resort & Spa
The Nirwana Resort & Spa
Alam Asmara Dive Resort
Amankila Resort
Candi Beach Cottage Hotel Bali
Water Garden Cottages Hotel
Kubu Bali Resort
Hotel Indra Udhyana
Park Resort Candidasa
Kelapa Mas Homestay
Pondok Bambu Bungalow Candidasa
Puri Pudak Bungalow
Mimpi Resort Tulamben hotel Bali